Gubernur Rudy Tegaskan Pemprov Kaltim Siap Dukung Pemeriksaan BPK RI
POSKOTAKALTIMNEWS, SAMARINDA: Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Dr H Rudy Mas’ud menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kaltim untuk mendukung penuh pelaksanaan pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kaltim.
Hal tersebut disampaikan
Gubernur Rudy Mas’ud saat menghadiri Rapat Entry Meeting BPK Perwakilan Kaltim
di Ruang Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (9/9/2026).
Atas nama Pemprov Kaltim,
Gubernur yang akrab disapa Gubernur Harum itu menyambut baik pelaksanaan
pemeriksaan dengan tujuan tertentu yang dilakukan BPK RI terhadap Pemprov
Kaltim.
Menurutnya, pemeriksaan
BPK tidak semata-mata dipandang sebagai proses pengawasan, tetapi menjadi
bagian penting dalam memastikan penyelenggaraan pemerintahan berjalan sesuai
ketentuan, efektif, transparan, dan akuntabel.
"Kami memandang
pemeriksaan BPK bukan semata-mata sebagai proses pengawasan, tetapi bagian
penting dalam memastikan penyelenggaraan pemerintahan berjalan sesuai dengan
ketentuan, efektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan," kata
Rudy Mas’ud.
Ia menjelaskan,
pemeriksaan BPK RI merupakan bagian dari mekanisme pengawasan sekaligus
pembinaan terhadap tata kelola keuangan negara. Karena itu, kegiatan tersebut
menjadi langkah strategis untuk menjaga integritas dan akuntabilitas dalam
pengelolaan anggaran daerah.
"Kami menegaskan
komitmen mendukung dan membantu kelancaran seluruh proses pemeriksaan yang
dilaksanakan oleh Tim BPK RI," tegasnya.
Sementara itu, Kepala BPK
Perwakilan Provinsi Kaltim Mochammad Suharyanto menjelaskan, pada semester II
2026 BPK melaksanakan pemeriksaan yang bersifat tematik, baik secara nasional
maupun lokal, serta pemeriksaan mandiri.
"Semester dua ini
kami masuk dalam enam bidang. Kami berharap dukungan penuh Pemprov Kaltim,
khususnya Sekda, BPKAD dan Itwil agar semua pemeriksaan berjalan dengan
baik," harapnya.
Kepala Inspektorat Wilayah
Provinsi Kaltim HM Irfan Prananta menambahkan, entry meeting tersebut merupakan
bagian dari pemeriksaan pendahuluan semester II Tahun Anggaran 2026, yang
selanjutnya akan dilanjutkan dengan pemeriksaan secara terinci.
"Untuk pemeriksaan
dengan tujuan tertentu di Pemerintah Provinsi Kaltim ada lima tim yang akan
masuk," ungkapnya.
Lima fokus pemeriksaan
tersebut mencakup kinerja rumah sakit daerah milik Pemprov Kaltim, kinerja
ketahanan energi, ketahanan pangan, pendidikan, serta Badan Usaha Milik Daerah
(BUMD).
Menurut Irfan, proses
pemeriksaan bahkan telah berjalan. Tim BPK sudah turun ke lapangan dan
melakukan interaksi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait maupun
BUMD.
"Pemeriksaan saat ini
sudah berlangsung. Tim sudah turun dan sudah melakukan interaksi dengan OPD
terkait dan BUMD, termasuk pengambilan dan pengumpulan data," jelasnya.
Kegiatan tersebut turut
dihadiri Wakil Gubernur Kaltim Dr H Seno Aji, Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim
Sri Wahyuni, para asisten dan pimpinan perangkat daerah, pimpinan BUMD/Perusda
Pemprov Kaltim, serta jajaran pejabat utama BPK RI Perwakilan Kaltim.(mar)